Setiap perguruan tinggi baik Negeri (PTN) maupun Swasta ( PTS) yang ada di lampung tidak semuannya mempunyai nama panggilan sayang/pengganti nama asli atau secara tidak langsung adalah istilah yang diusung untuk membangun image yang sesuai dengan visi dan misi suatu instasi.
Sebagai contoh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dilampung Universitas Lampung atau unila mengusung image Kampus Hijau (green Campus) , semua orang yang pernah melihat dan menyambangi kampus unila pasti akan memahami di karenakan wilayah kampus yang luas dan asri penuh berbagai macam pepohonan, taman yang menghampar luas yang melengkapi setiap gedung-gedung yang ada mengesankan bahwa Unila pantas menyandang kampus hijau, walaupun gedungnya tidak berwarna hijau.
Kampus STMIK-STIE Darmajaya ( Kampus Biru ) yang berdiri pada tahun 1995, dibawah naungan Yayasan Pendidikan Alfian Husin. Nama "DARMAJAYA", memiliki arti " Dharma Bhakti dan Jasa Yoenidar Alfian". Kampus ini dibangun diatas tanah seluas 2,5 hektar, yang beralamat di jalan Zainal Abidin Pagar Alam, No.93B. Labuhan Ratu, Bandar Lampung. Kampus Darmajaya terletak diantara sederetan kampus - kamus swasta antara lain DCC, Tri Dharma, UBL, UML, Teknokrat yang membedakan Kampus Darmajaya dengan kampus - kampus lainnya selain dari segi bentuk bangunan adalah warna yang dipakai adalah Biru Cerah ( ngejreng) sesuai dengan arsitektur bagunannya. Panggilan Kampus Biru untuk Darmajaya sangatlah cocok karena mewakili keseluruhan image yang memang terllihat jelas.
Warna Biru adalah aura kaum muda, seperti istilah yang di pake group musik SLANK (Generasi Biru, album Slank Generasi Biru) dalam membentuk " Generasi Biru " artinya generasi yang cinta damai dan mempunyai cita-cita setinggi langit biru, image yang dibangun secara perlahan-lahan akan membentuk karakter jiwa muda ke arah yang yang positif yaitu cinta damai dan mempunyai visi dan misi hidup yang tinggi dan jelas.
Kampus STMIK-STIE Darmajaya adalah kampus biru satu-satunya di Lampung, dari kampus ini akan menghasilkan "generasi biru" yang alur ceritanya sebagus film "banyu biru" dan menjadi generasi yang berani mengatakan TIDAK pada film "blue".
Aku bukan pion-pion catur
Aku gak mau diatur-atur
Jangan coba halangi aku
Karena aku generasi biru…
Diposting oleh
Harno ID
di
17.32
Congratulation for Participation Web Blog Competition
Inilah pengumuman hasil seleksi tahap I perserta web blog competition dalam rangka Darmajaya Expo-2008. Dan webblogku terdaftar pada no urut ke -32 dari total 40 peserta yang menjadi nominasi untuk lanjut ke tahap II, walaupun dengan keyword (djbloger) di serch engine google nongkrong dihalaman pertama urutan ke-3. Perjuangan harus dilanjutkan........
Baca Selengkapnya...
Diposting oleh
Harno ID
di
19.47
Di Indonesia setiap perguruan Tinggi mempunyai sebutan atau panggilan seperti Kampus Hijau (unila) dan lain-lain. Nah, disini akan ada beberapa Perguruan Tinggi yang mengaku atau mempunyai sebutan Kampus Biru berdasarkan urutan Keyword (search Engine) Google indonesia berikut alamat situsnya:
1. STMIK (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer ) PPKIA Tarakanita
Rahmawati.
2. Universitas Islam Bandung ( UNISBA )
Diposting oleh
Harno ID
di
07.50
Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi
DARMAJAYA Bandar Lampung
Jadwal Penerimaan Mahasiswa Baru
Gelombang I - 1 April - 21 Juli
Gelombang II - 1 Agustus - 31 Agustus
Syarat dan Kelengkapan Pendaftaran :
* Membayar Uang Pendaftaran
* Mengambil formulir pendaftaran dengan menunjukkan bukti pembayaran pendaftaran.
* Menyerahkan formulir, disertai dengan : (a). Fotocopy STTB SMA/SMK Sederajat (terlegalisir), (b). Fotocopy Daftar Nilai SKHU, dan(c). Pas Photo berwarna ukuran 4x6 (2 lembar)
* Mengikuti Seleksi (Desk Selection), langsung pada saat pendaftaran
Hotline | Panitia PMB
Jalan. Z.A. Pagar Alam No.93., Bandar Lampung, 34152,
Telp. 0721-700261, 787214.
email : pendaftaran@darmajaya.ac.idThis e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
Contact Person : Baca Selengkapnya...
Diposting oleh
Harno ID
di
02.42

BANDARLAMPUNG—Tantangan dunia pendidikan di masa depan semakin berat. Guru sebagai salah satu bagian penting dari pendidikan, harus mampu menjadi manusia pembelajar yang cerdas dan kreatif. Guru akan menjadi cerdas jika mereka mampu mengakses seluruh sumber ilmu pengetahuan dari buku, lingkungan sekitar, internet, media masa, dan puspa ragam sumber ilmu pengetahuan lainnya. Kemudian, berpikir terbuka dalam merespon perubahan yang terjadi, beradaptasi dengan perkembangan pendidikan yang terjadi, dan mampu mengoptimalkan sumber daya yang ada menjadi sebuah inovasi baru di dunia pendidikan adalah beberapa ciri penting guru kreatif.
Atas dasar pemikiran itulah, Perguruan Tinggi Darmajaya merasa tergerak dan terpanggil untuk memberikan layanan maksimal kepada guru yang ada di provinsi Lampung. Berbagai fasilitas dan layanan kini dapat ditemui di kampus biru tersebut, utamanya adalah berbagai pendidikan dan pelatihan berbasis information technology (IT) yang memang menjadi unggulan Perguruan Tinggi Darmajaya. Dengan dukungan 20 jenis laboratorium yang masing-masing berkapasitas 40 unit komputer multimedia yang terkoneksi dengan internet, berbagai pelatihan IT siap digelar di Darmajaya.
“Kita sedari awal memang sangat concern terhadap perkembangan IT di Lampung. Kemudian, perkembangan selanjutnya, kita melihat ada sebuah kebutuhan yang tidak terelakan lagi harus dikuasai oleh guru-guru tingkat dasar dan menengah di Lampung, yaitu penguasaan IT. Dengan penguasaan IT guru diharapkan dapat membuat sebuah media pengajaran yang canggih dengan memanfaatkan kecanggihan IT,” papar Pembantu Ketua 2 Darmajaya, yang juga Ketua Panitia Darmajaya Expo 2008, Ary Meizary Alfian, SE, MA kepada Radar kemarin.
Untuk mewujudkan hal itu, satu langkah maju telah dilakukan oleh Perguruan Tinggi Darmajaya, yaitu melakukan kerjasama dengan Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI) Daerah Lampung dan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Daerah Lampung. Kerjasama tersebut tertuang dalam Kesepakatan Kerjasama yang ditandatangani oleh Perguruan Tinggi Darmajaya, dalam hal ini diwakili oleh Ary Meizary Alfian, SE, MA selaku Pembantu Ketua Darmajaya, dan Dr. Undang Rosidin, M.Pd selaku Ketua HEPI Lampung serta Drs H Hariyanto, M.Si ketua AKSI Lampung. Penandatanganan kerjasama dilaksanakan sabtu (14/6) lalu disaksikan oleh Walikota Bandar Lampung, Edy Sutrisno, dan Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Alfian Husin, Hi. Alfian Husin, SH, dan tamu undangan dalam kegiatan Seminar Nasional bertajuk Sekolah Standar Nasional dan Sekolah Nasional Bertaraf Internasional:Antara Peluang dan Tantangan.
Walikota Bandar Lampung, Edy Sutrisno dalam sambutannya mengatakan bahwa sudah saatnya bagi Provinsi Lampung untuk meningkatkan kualitas pendidikan. “Kita semua harus belajar banyak dari Perguruan Tinggi Darmajaya yang sejak awal berdiri hingga saat ini telah menunjukkan kepeduliannya untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Provinsi Lampung. Berbagai upaya yang telah dilakukan oleh Darmajaya untuk membantu upaya pemerintah dalam mencerdaskan guru di Lampung diantaranya adalah dengan mengadakan kerjasama diklat berbasis IT yang pasti akan bermanfaat bagi peningkatan kompetensi guru. Ketika guru menyampaikan ilmunya kepada anak-anak didik di sekolah maka akan tercipta nuansa pendidikan yang baik dan pada gilirannya kualitas pendidikan akan meningkat,” papar Edy.
Ruang lingkup kesepakatan kerjasama yang dijalin dengan sekolah-sekolah di Provinsi Lampung ini meliputi hal-hal berkaitan dengan kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk peningkatan mutu pendidikan dan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi berbagai bidang diantaranya bidang pemanfaatan sumber daya kampus, AKSI, dan HEPI. Bidang pengelolaan dan pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL) sekolah di kampus Perguruan Tinggi Darmajaya, bidang Pendidikan dan Pelatihan Teknologi Informasi (TI) di kampus dan sekolah, Bidang Jasa Konsultasi Teknologi Informasi serta bidang bidang perawatan sistem komputerisasi di sekolah.
Dr Undang Rosidin, M.Pd, selaku Ketua HEPI Lampung dan Drs. H Haryanto, M.Si sangat menyambut baik dengan adanya kerjasama ini. “Kerjasama ini tentu saja sangat menguntungkan. Guru yang ada di Provinsi Lampung dapat mengembangkan diri dalam penguasaan IT sehingga tujuan kita untuk membuat guru menjadi lebih cerdas dan kreatif dapat segera terwujud. Dengan penguasaan IT diharapkan guru berani bereksplorasi kreatif, misal, menggunakan metode pembelajaran yang variatif seperti penggunaan program IT sederhana sebagai media pembelajaran tepat guna, dan ekplorasi kreatif lainnya yang mampu menginspirasi para siswa untuk menjadi insan kreatif juga.,” papar Undang didampingi oleh Haryanto.(**)
Diposting oleh
Harno ID
di
07.12

Lampunginteraktif.com:: Institusi pendidikan tidak boleh asal-asalan, tapi harus memiliki komitmen besar memajukan pendidikan dan menyediakan tenaga kerja sesuai dengan lapangan kerja yang ada atau link and match.
Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie mengungkapkan hal itu dalam sambutannya pada pembukaan Darmajaya Expo 2008, peresmian Darmajaya Society Center, dan peresmian Sekolah Darma Bangsa, Kamis (5-6), di kampus tersebut.
"Institusi pendidikan adalah institusi yang sadar dan terencana. Lembaga ini harus dikelola dengan manajemen yang baik untuk menciptakan manusia yang cerdas baik intelektual maupun emosional," kata dia.
Ical--panggilan akrab Aburizal--juga meminta lembaga pendidikan di Lampung tidak hanya mengedepankan bisnis. Sebab, nantinya, masyarakat menilai institusi pendidikan mana yang benar-benar berkomitmen menyiapkan sumber daya manusia yang baik dan mana yang hanya berorientasi pada bisnis.
Sedangkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, dia mengatakan negeri ini harus terbuka terhadap institusi pendidikan asing yang berkualitas. "Jangan seperti katak dalam tempurung, merasa paling besar namun hanya dalam tempurungnya," kata dia.
Dia juga mengingatkan institusi pendidikan menyiapkan tenaga kerja sesuai dengan pasar kerja yang ada. "Jangan membuka program atau jurusan yang sama sekali tidak dibutuhkan dalam dunia kerja."
Berbicara tentang pertumbuhan ekonomi, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) itu mengatakan pada 2011 Indonesia adalah negara tertinggi pertumbuhan ekonominya di Asia.
"Pada pertemuan dengan Pak Jusuf Kalla, beliau memberikan coretan-coretan dan perhitungan bahwa 2011 Indonesia menjadi negara paling tinggi pertumbuhan ekonominya di Asia dengan melaksanakan berbagai program termasuk penghematan," kata dia.
Dari hasil hitungan dan kajian Wapres, ujarnya, seperti dengan program-program penghematan dan penyesuaian harga BBM, penggantian dari minyak tanah ke elpiji, dapat dihemat sekitar Rp240 triliun.
"Dengan dana itu, bisa membangun Indonesia lebih baik. Namun, semua harus didukung dengan kemauan dan kebersamaan agar Indonesia menjadi negara yang maju," kata dia.
Aburizal juga menjelaskan tentang beasiswa bagi mahasiswa yang dahulu pernah digulirkan. Lantaran keterbatasan anggaran, program terhenti.
"Pemerintah menggulirkan kembali melalui bantuan mahasiswa tunai--BMT, apalagi terkait dengan kenaikkan harga BBM," katanya.
Kini, ujar Menko Kesra, ada sekitar 10 persen dari total mahasiswa atau sekitar 400 ribu dari empat juta mahasiswa Indonesia, yang perlu mendapatkan bantuan tersebut.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan Alfian Husin, H. Alfian Husin, mengatakan Ical sengaja diundang meresmikan Sekolah Darma Bangsa dan memberikan inspirasi kepada warga Lampung. "Beliau adalah orang Lampung asli yang patut kita teladani," kata dia.
Alfian mengatakan untuk mengundang Aburizal, dia sengaja menemuinya di kantor Menko Kesra. "Namun, tiga kali saya ke sana, tidak pernah bertemu karena sedang rapat kabinet, dipanggil Presiden, dan menemani Presiden ke luar kota," kata dia.
Oleh sebab itu, dia merasa sangat terharu saat ada faksimile yang mengatakan Aburizal siap membuka Darmajaya Expo sekaligus meresmian SDB.
Dia mengatakan STMIK Darmajaya hingga kini sudah berusia 11 tahun dan STIE Darmajaya sudah berusia 7 tahun. "Kami juga terus berupaya menerapkan empat pilar pendidikan sekarang dan masa depan yang dicanangkan PBB melalui UNESCO," kata dia.
Keempat pilar tersebut yakni, learning to know (belajar untuk mengetahuai). Kedua, learning to do atau belajar untuk melakukan sesuatu, dalam hal ini manusia dituntut terampil dalam melakukan sesuatu. Ketiga, learning to be atau belajar menjadi seseorang. Dan keempat learning to live together atau belajar untuk menjalani kehidupan bersama. (*/lpost)
Diposting oleh
Harno ID
di
02.25

