
Lampunginteraktif.com:: Institusi pendidikan tidak boleh asal-asalan, tapi harus memiliki komitmen besar memajukan pendidikan dan menyediakan tenaga kerja sesuai dengan lapangan kerja yang ada atau link and match.
Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie mengungkapkan hal itu dalam sambutannya pada pembukaan Darmajaya Expo 2008, peresmian Darmajaya Society Center, dan peresmian Sekolah Darma Bangsa, Kamis (5-6), di kampus tersebut.
"Institusi pendidikan adalah institusi yang sadar dan terencana. Lembaga ini harus dikelola dengan manajemen yang baik untuk menciptakan manusia yang cerdas baik intelektual maupun emosional," kata dia.
Ical--panggilan akrab Aburizal--juga meminta lembaga pendidikan di Lampung tidak hanya mengedepankan bisnis. Sebab, nantinya, masyarakat menilai institusi pendidikan mana yang benar-benar berkomitmen menyiapkan sumber daya manusia yang baik dan mana yang hanya berorientasi pada bisnis.
Sedangkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, dia mengatakan negeri ini harus terbuka terhadap institusi pendidikan asing yang berkualitas. "Jangan seperti katak dalam tempurung, merasa paling besar namun hanya dalam tempurungnya," kata dia.
Dia juga mengingatkan institusi pendidikan menyiapkan tenaga kerja sesuai dengan pasar kerja yang ada. "Jangan membuka program atau jurusan yang sama sekali tidak dibutuhkan dalam dunia kerja."
Berbicara tentang pertumbuhan ekonomi, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) itu mengatakan pada 2011 Indonesia adalah negara tertinggi pertumbuhan ekonominya di Asia.
"Pada pertemuan dengan Pak Jusuf Kalla, beliau memberikan coretan-coretan dan perhitungan bahwa 2011 Indonesia menjadi negara paling tinggi pertumbuhan ekonominya di Asia dengan melaksanakan berbagai program termasuk penghematan," kata dia.
Dari hasil hitungan dan kajian Wapres, ujarnya, seperti dengan program-program penghematan dan penyesuaian harga BBM, penggantian dari minyak tanah ke elpiji, dapat dihemat sekitar Rp240 triliun.
"Dengan dana itu, bisa membangun Indonesia lebih baik. Namun, semua harus didukung dengan kemauan dan kebersamaan agar Indonesia menjadi negara yang maju," kata dia.
Aburizal juga menjelaskan tentang beasiswa bagi mahasiswa yang dahulu pernah digulirkan. Lantaran keterbatasan anggaran, program terhenti.
"Pemerintah menggulirkan kembali melalui bantuan mahasiswa tunai--BMT, apalagi terkait dengan kenaikkan harga BBM," katanya.
Kini, ujar Menko Kesra, ada sekitar 10 persen dari total mahasiswa atau sekitar 400 ribu dari empat juta mahasiswa Indonesia, yang perlu mendapatkan bantuan tersebut.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan Alfian Husin, H. Alfian Husin, mengatakan Ical sengaja diundang meresmikan Sekolah Darma Bangsa dan memberikan inspirasi kepada warga Lampung. "Beliau adalah orang Lampung asli yang patut kita teladani," kata dia.
Alfian mengatakan untuk mengundang Aburizal, dia sengaja menemuinya di kantor Menko Kesra. "Namun, tiga kali saya ke sana, tidak pernah bertemu karena sedang rapat kabinet, dipanggil Presiden, dan menemani Presiden ke luar kota," kata dia.
Oleh sebab itu, dia merasa sangat terharu saat ada faksimile yang mengatakan Aburizal siap membuka Darmajaya Expo sekaligus meresmian SDB.
Dia mengatakan STMIK Darmajaya hingga kini sudah berusia 11 tahun dan STIE Darmajaya sudah berusia 7 tahun. "Kami juga terus berupaya menerapkan empat pilar pendidikan sekarang dan masa depan yang dicanangkan PBB melalui UNESCO," kata dia.
Keempat pilar tersebut yakni, learning to know (belajar untuk mengetahuai). Kedua, learning to do atau belajar untuk melakukan sesuatu, dalam hal ini manusia dituntut terampil dalam melakukan sesuatu. Ketiga, learning to be atau belajar menjadi seseorang. Dan keempat learning to live together atau belajar untuk menjalani kehidupan bersama. (*/lpost)
Diposting oleh
Harno ID
di
02.25
Bandar Lampung --- Masih dalam rangkaian acara Darmajaya Expo 2008, kemarin Jurusan Manajemen Sekolah tinggi ekonomi (STIE) Darmajaya menghelat Yudisium atau pelepasan calon wisudawan sebanyak 60 mahasiswa. Pelaksanaan yudisium dipusatkan di lantai dasar Gedung Darmajaya Society Centre di area belakang Perguruan Tinggi yang dikenal dengan ikon kampus biru itu. Ke-60 peserta yudisium dari STIE Manajemen ini adalah bagian dari seluruh wisudawan yang akan dikukuhkan pada rapat senat terbuka pada 2 Juli 2008 mendatang dengan total lebih dari seribu jumlah wisudawan dari jurusan lain.
”Setelah dikukuhkannya mereka menjadi Sarjana Ekonomi dan mulai masuk kedalam dunia kerja diharapkan para alumni dapat menjaga nama baik almamater dan dapat berprestasi baik hingga dapat membawa nama harum bagi Darmajaya. Wajah cantik dan penampilan mentereng tidak akan pernah menjadi sebuah nilai tambah yang sempurna jika tidak dibarengi dengan kepribadian dan etika yang baik. Karena itu didalam dunia kerja nanti, etika dan kepribadian harus senantiasa dijaga” papar Dra. Mike Rahayu, MM, Ketua Jurusan Manajemen saat memberikan sambutan didepan seluruh peserta undangan. Yudisium dihadiri pula oleh Pembantu Ketua I bidang Akademik RZ. Abdul Aziz, M.T, dan Pembantu ketua II Bidang Keuangan Ary Meizari Alfian, SE.,MA.
Pembantu Ketua I Bidang akademik RZ. Abdul Aziz, ST., MT menggambarkan tentang peluang peluang usaha bagi alumni nantinya. Tidak harus bekerja di perusahaan swasta dan pemerintahan, namun lebih baik jika dapat merintis usaha sendiri menjadi wirausaha sejati.
”Dengan bekal yang didapatkan di Perguruan Tinggi Darmajaya, saya yakin, alumni Darmajaya dapat menjadi enterpreneur yang berhasil. Namun, jika memang harus bekerja di perusahaan swasta, saya berpesan, jadilah karyawan yang memiliki kompetensi baik dan kemampuan kerja yang maksimal. Di tangan para alumni Darmajaya inilah, nama baik Darmajaya dipertaruhkan. Jadilah karyawan dan enterpreneur yang baik sehingga baik pula nama Darmajaya,” pesannya.
Setelah acara resmi berakhir, para peserta yudisium melakukan ramah taman sembari dihibur oleh home band Darmajaya. Suasana keceriaan dan kebahagiaan terpancar dari wajah mereka. ”Semoga kita bisa sukses dan dapat meraih cita-cita kita bersama setelah menjadi alumni Darmajaya,” harap Hafiz salah satu peserta yudisium.(**)
Diposting oleh
Harno ID
di
06.56
Lampung Miliki 13 SBI
BANDAR LAMPUNG (Lampost): Provinsi Lampung memiliki 13 sekolah rintisan sekolah bertaraf internasional (SBI). Dalam dua tahun, sekolah tersebut menjadi sekolah bertaraf internasional.
------------lit
Oleh sebab itu, sekolah membutuhkan sumber daya pendidik yang berkualitas, tidak hanya kualifikasi minimal S-1, tetapi juga cakap berbahasa Inggris dan menguasai teknologi informasi (IT).
Kepala Bidang Pendidikan Nonformal dan Informal Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Dr. Khaidarmansyah, mengatakan salah satu kendala pengembangan sekolah standar nasional (SSN) dan SBI adalah keterbatasan sumber daya pendidik di Lampung.
"Guru yang cakap berbahasa Inggris dan mampu menggunakan teknologi informasi masih sedikit. Kondisi ini menjadi kendala dalam pengembangan SSN dan SBI. Siapkah sumber daya pendidikan Lampung menyelenggarakan SSN dan SBI ini?" kata dia dalam Seminar Nasional Pendidikan yang diselenggarakan di Sekolah Darma Bangsa, Sabtu (14-6). Seminar ini hasil kerja sama Peguruan Tinggi Darmajaya dan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Lampung.
Seminar yang dibuka dibuka Wali Kota Eddy Sutrisno dan dihadiri Ketua Yayasan Darmajaya Alfian Husin juga diisi Dr. Badrun Kartowagiran (anggota Tim Pembina SMK bertaraf internasional), Kepala SMPN 1 Haryanto, Kepala SD Al Kautsar L.A. Grastika, dan Kepala SMAN 2 Sudarto.
Untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik tersebut, pemerintah mengeluarkan program sertifikasi guru. Setiap guru wajib memiliki kualifikasi pendidikan minimal S-1 dan mempunyai empat kompetensi, yaitu pedagogik, sosial, pribadi, dan profesional.
"Program sertfikasi ini bersinergi dengan program SSN dan SBI," ujarnya. Sampai kini dari ribuan sekolah di Lampung terdapat 13 sekolah rintisan SBI itu adalah SDN 2 Rawa Laut, SMPN 2, SMPN 1, SMAN 9, dan SMAN 2 Bandar Lampung, SMPN 1, SMPN 4, SMAN 1 dan SMKN 2 Metro. Selanjutnya, SMAN 1 Gadingrejo, SMAN 1 Kotagajah serta SMKN 2 Terbanggibesar.
Dana rintisan untuk SBI SMA terdiri dari dana dekon Rp350 juta dan dana sharing APBD Rp120 juta. Sedangkan rintisan SBI SD dan SMP Rp136,5 juta. "Komitmen anggaran SBI 50% dari APBN, 30% APBD provinsi dan 20% APBD kabupaten/kota," kata dia.
Badrun Kartowagiran mengatakan kini Indonesia belum memiliki sekolah berstandar internasional, semua masih dalam taraf rintisan. Menurut dia, SBI harus memenuhi tiga kriteria, yaitu standar input, proses, dan output. Artinya, siswanya harus berkualitas, begitu juga tenaga pendidiknya.
Sarana prasarana lengkap, memenuhi standar nasional pendidikan dan diperkaya dengan kurikulum internasional. Lulusan sekolah tersebut harus memiliki daya saing internasional. Diterima di pendidikan di luar negeri yang terakreditasi dan diakui di negaranya. "Ini kan belum ada di Indonesia, semua masih dalam tahap rintisan menuju standar Internasional. Ditargetkan pada 2010 sudah ada," kata Badrun.
Sementara itu, Pembantu Ketua II Darmajaya Ary Meizary Alfian mengatakan seminar nasional itu merupakan rangkaian Darmajaya Expo 2008 berkolaborasi dengan stake holder pendidikan. Sebelum seminar dimulai, Darmajaya, HEPI dan Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI) Lampung menandatangani Mou Tri-Dharma Pendidikan, yaitu sharing pemanfaatan sumber pendidik, fasilitas, dan meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan. n RIN/S-1
Diposting oleh
Harno ID
di
02.17
Kalo mau asyik, nongkrong aja di belakang Gedung G Darmajaya. Lhooo??? Jangan heran, disana khan bakal ada yang namanya Darmajaya Society Centre (DSC), pusat nongkrong mahasiswa Darmajaya. Dijamin enjoy dan puas dech. Selain bisa nongkrong, mahasiswa Darmajaya yang tergabung dalam Dj’s Community yang super cool ini, bakal bisa unjuk gigi di situ. Soalnya ada panggung segala lho!! So, buat kamu yang doyan ngeband, teater, musikalisasi puisi, ato cuma mau sekedar narsis alias unjuk gigi, bisa manteng di panggungnya DSC.
By the way, any way, bus way memangnya kenapa sich, Darmajaya repot-repot bikin gedung yang heboh itu untuk mahasiswa Darmajaya? Apa segitu cintanya Darmajaya dengan mahasiswanya yang super duper funky itu? (eehhmm). Nach untuk alasan ini, menurut Ketua Perguruan Tinggi Darmajaya, Bapak Andi Desfiandi, SE, MA, Darmajaya tuch emang cinta mati ama mahasiswanya. Selain mau dibikin pinter secara akademis, secara sosial budaya mahasiswa harus dibikin cerdas. Caranya ya itu tadi, memberikan ruang gerak yang leluasa untuk tumbuh kembangnya kepribadian dinamis dan percaya diri dari mahasiswanya (ceiiileee…). Pinter kalo kuper khan gak oke, coy.. iya enggak?
“Darmajaya Society Centre merupakan gedung yang khusus diperuntukkan bagi seluruh mahasiswa Darmajaya sebagai ajang bersosialisasi dan berkreativitas. Jika gedung kuliah kita rancang sebagai tempat yang sangat serius untuk menimba ilmu. Maka DSC merupakan gedung yang penuh dengan kreatifitas mahasiswa. Disini mahasiswa bebas berkreasi seni, budaya, dan kegiatan lainnya,” ujar Pak Andi serius disela-sela acara makan siang kemarin.
Sambil nongkrong di kafe food court yang nyaman dan bersih, mahasiswa bisa lihat temannya yang lagi maen futsal atau yang lagi serius unjuk kebolehan di panggung terbuka yang berada di auditorium. Auditorium yang ada di lantai 1 ini selain dipergunakan oleh mahasiswa Darmajaya juga dapat dipergunakan oleh pihak luar yang ingin bekerja sama dengan Darmajaya.
“Enggak itu aja, di lantai 2 juga akan dibangun kafe, book store, dan internet kafe. So, kita bisa kongkow-kongkow disana. Terus di balkon yang ada di lantai paling atas bisa sambil membaca buku sembari bersantai atau boleh juga kalo mau tebar-tebar pesona. Secara dihalaman depan akan ada taman yang asri dilengkapi dengan gazebo-gazebo, yang pastinya penuh dengan mahasiswa yang oke-oke tampangnya. Pokoknya dijamin dech, DSC ini bakal menjadi satu-satunya gedung yang khusus dibuat untuk mahasiswa mengaktualisasi diri sebagai mahasiswa sejati. Coba dech ke PTS lain, mana ada yang kaya gini. Nach buat temen-temen mahasiswa yang mau ngajak temannya dari kampus lain main ke Darmajaya, enggak malu-maluin dech..yang ada mereka semua pasti pada iri. DSC, tuch DJ banget gitu loch..!” kata Pak Andi ikut-ikutan gak serius.
Oke dech, Pak.. kita jadinya enggak sabar mau liat gimana okenya DSC itu? So, kapan nich jadinya? Nach, ini kabar baik yang emang udah lama kita tunggu-tunggu. Secara, sudah ada peletakan batu pertama yang dulu dilaksanakan oleh Sri Sultan didampingi oleh Gusti Kanjeng Ratu Hemas dari Jogjakarta, pasti ada peletakan batu terakhir alias peresmian dunk..!!
“Insya Allah, DSC akan diresmikan oleh Bapak Aburizal Bakrie selaku Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat) pada tanggal 22 Mei 2008 mendatang. Semoga, dengan hadirnya beliau akan menjadi spirit tersendiri bagi mahasiswa Darmajaya yang ingin meniru jejak langkah beliau sebagai putera asli daerah Lampung yang berhasil menjadi tokoh nasional yang disegani di Indonesia,” tutup Pak Andi mengakhiri pembicaraan.(humasdj)
Diposting oleh
Harno ID
di
07.41
| Tema blog yang dapat dipilih adalah : | |
1. | ” Sharing Knowledge ” berkaitan dengan berbagi ilmu pengetahuan dalam berbagai bidang ilmu |
2. | ” Kampus Biru - Darmajaya ” berkaitan dengan segala hal yang berhubungan dengan darmajaya/ searching materi dapat diperoleh di www.darmajaya.ac.id |
3. | Khusus peserta pelajar selain dua tema di atas dapat memilih tema blog “ Ayo Sekolah “ berkaitan tentang sekolah asal, misalnya profil sekolah, prestasi-prestasi sekolah, kegiatan-kegiatan ekstra, dan lain sebagainya menyangkut sekolah. |
Baca Selengkapnya...
Diposting oleh
Harno ID
di
10.05
1. | Kesesuaian blog dengan tema (20 %) |
2. | Kreativitas (terkait dengan kemampuan blogger untuk “menarik perhatian” pengunjung internet, misalnya : desain, animasi, fasilitas-fasilitas lain ) (15 %) |
3. | Manfaat materi dalam blog (15 %) |
4. | Originalitas/keaslian karya (misalnya : artikel/materi/animasi/image/dll.) yang dimuat dalam blog. (15 %). |
5. | Keaktifan Posting (15 %) |
6. | Popularitas (terkait dengan kemampuan Blogger dalam menjalin jaringan teman di seluruh dunia) (10 %) |
7. | Posisi web/blog di search engine (google/yahoo) dengan keyword “ djbloger “ / “ djexpo2008 ” / “darmajaya“ (10 %) |
Diposting oleh
Harno ID
di
10.02
